Pendidikan Moral Pancasila Akan di Hidupkan Lagi!! Agar Pelajar Tak Terpengaruh Isu PKI

Pendidikan Moral Pancasila Akan di Hidupkan Lagi!! Agar Pelajar Tak Terpengaruh Isu PKI
Isu Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali mencuat jelang tahun politik 2019. Bahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyinggung juga hal ini ini.

Menanggapi fenomena ini, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Supriano, berencana menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP).

"Ya nanti kita ada rencana mengubah kembali ke PMP. Ini sedang dibuat pendidikan moral Pancasila. PMP kita akan kembalikan lagi. Karena ini banyak yang harus dihidupkan kembali," ucap Supriano di kantornya, Jakarta, Senin (26/11).

Dia menegaskan, dengan menghidupkan nilai-nilai Pancasila, baik guru maupun anak didik akan mengingat kembali betapa Pancasila itu sungguh luar biasa untuk bangsa.

"Bahwa Pancasila ini luar biasa buat bangsa kita. Itu mungkin yang akan kita lakukan," jelas Supriano.

Saat ditanya kapan akan dimulainya dan bagaimana nanti metodenya? "Ini masih dibahas. Kita akan bahas," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyinggung maraknya informasi bohong dan fitnah di media sosial memasuki tahun politik. Salah satunya, isu yang menyebutkan bahwa Jokowi merupakan aktivis PKI.

Jokowi menegaskan dia bukan aktivis PKI. PKI sudah dibubarkan pada 12 Maret 1966, sedangkan Jokowi baru dilahirkan 21 Juni 1961.

"Saat PKI dibubarkan saya baru 4 tahun. Kok bisa diisukan Jokowi aktivis PKI, masak ada PKI balita," ujarnya.

Selama empat tahun menjadi Presiden, Jokowi mengatakan dirinya selalu dikaitkan dengan PKI. Jokowi merasa kesal dan mencari siapa yang menyebar isu bohong tersebut.

Post a Comment

0 Comments