Masifnya Pembangunan Baik Tol Maupun Infrastruktur di Era Jokowi

Masifnya Pembangunan Baik Tol Maupun Infrastruktur di Era Jokowi
 Ketua Kebijakan Publik Apindo Danang Girindrawardana mengakui, pembangunan KI berjalan masif di era pemerintahan Joko Widodo. Ini bisa menjadi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus magnet investasi baru.


Akan tetapi, senada dengan Hariyadi, Danang menilai, ada banyak tantangan yang dihadapi ketika membangun KI baru di luar Jawa. Yang paling utama adalah ketersediaan infrastruktur, berupa listrik, telekomunikasi, hingga akses jalan. Ini sangat penting agar investor mau berinvestasi di KI terkait.


Selain itu, dia menegaskan, pemda harus menyamakan visi dengan pemerintah pusat yang ingin menciptakan pemerataan ekonomi melalui pembangunan KI di luar Jawa. Oleh sebab itu, harus ada perbaikan birokrasi dan pelayanan aparatur pemda. Seringkali pengusaha kesulitan ketika berhadapan dengan kalangan birokrat di daerah.


Masyarakat sekitar KI, kata dia, juga harus mendukung keberadaan KI. Jangan sampai kasus tertundanya pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah, karena penolakan warga, terulang lagi.


Dia menambahkan, perlu dipikirkan juga pasar produk manufaktur yang dihasilkan suatu KI. Tanpa hal ini, barang bisa menumpuk di gudang karena tak terserap pasar.


“Permukiman juga menjadi isu penting. Sebab, tak jarang lokasi KI terpencil dan jauh dari kota, sehingga sangat penting membangun permukiman baru, minimal seperti kos-kosan,” papar dia.


Faktor lainnya, demikian Danang, adalah ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang bisa digunakan oleh industri. Permasalahan kekurangan SDM kerap ditemui sekitar wilayah KI luar Jawa. Hal ini wajib dipikirkan pemerintah ketika mengembangkan KI.

“Prinsipnya kami mendukung kebijakan pemerintah yang agresif mendorong pembangunan KI. Tapi, ini memerlukan kebijakan investasi yang tepat agar tantangan-tantangan yang saya sebutkan bisa diatasi,” tegas dia. (ac)

Post a Comment

0 Comments