Lebaran 2019, Tol Jakarta - Cikampek Elevated II Beroperasi Fungsional

Lebaran 2019, Tol Jakarta - Cikampek Elevated II Beroperasi Fungsional
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek mencatat, progres konstruksi Tol Jakarta-Cikampek II Elevated atau layang (36,4 km) telah mencapai 42 persen hingga Agustus 2018. Adapun ruas tol itu mulai dikerjakan pada triwulan II 2017.
Dengan demikian, Direktur Keuangan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Harris Prayudhi optimistis, pengerjaan tol yang digarap PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) tersebut dapat selesai tepat waktu, yakni pada April 2019.


“April 2019 masih. Kami masih berusaha sesuai progres agar selesai tepat waktu,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta Timur, Jumat (24/8).
Dia pun mengungkapkan, hambatan pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated terjadi saat Kementerian PUPR melakukan moratorium seluruh proyek tol layang pada awal tahun lalu, akibat adanya kecelakaan kerja.

“Meski ada moratorium tapi tidak lama sekitar 2 mingguan, setelah diaudit jalan lagi. Enggak begitu mengganggu,” jelas Harris.

Saat disinggung mengenai pendanaan proyek, dia mengaku hal itu telah terpenuhi. Dari total kebutuhan investasi Rp 16,2 triliun, 70 persen di antaranya dipenuhi dari pinjaman, sementara 30 persen sisanya dipenuhi oleh ekuitas perusahaan.

“Tapi pembayaran dilakukan di akhir proyek. Di awal ini kontraktor membiayai sendiri. Setelah selesai baru dibayar sama owner,” katanya.

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek merupakan perusahaan patungan antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dengan saham 80 persen, dan PT Ranggi Sugiron Perkasa dengan saham 20 persen, yang akan mengelola ruas tol itu.

Post a Comment

0 Comments