Ditemani Anies, Jokowi Bagikan 3.300 KIP ke Pelajar Jakarta

Ditemani Anies, Jokowi Bagikan 3.300 KIP ke Pelajar Jakarta
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui para pelajar DKI Jakarta. Ditemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jokowi membagikan 3.300 Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk pelajar Jakarta Selatan.

Acara penyerahan berlangsung di SLB Negeri Pembina, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019). Kehadiran Jokowi di lokasi acara disambut tepuk tangan oleh ribuan siswa yang sudah berkumpul.

Gubernur Anies juga turut menyambut kehadiran Jokowi. Dia mengantarkan Jokowi dari turun mobil hingga ke tempat duduk di acara tersebut.

Acara dibuka dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan 'Indonesia Raya'. Dalam pidatonya, Anies mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang telah mendistribusikan KIP di Jakarta.

"Alhamdulillah mulai tahun lalu KIP sudah bisa dibagikan di Jakarta. Sebelumnya kami memiliki kendala karena ada peraturan yang membatasi penerima KJP tidak bisa menerima KIP. Tahun lalu kita koreksi pergub itu dengan Pergub Nomor 4 Tahun 2018. Sekarang penerima KJP Plus juga bisa menerima KIP," kata Anies.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan ada 3.300 KIP yang diserahkan kepada pelajar SD, SMP, hingga SMA/SMK di Jakarta Selatan. Penyerahan dilakukan kepada 10 perwakilan pelajar.

"Kita janjian ya, uangnya tidak boleh digunakan untuk beli pulsa. Kalau ketahuan, dicabut ya," kata Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi mengajak 3 pelajar berdialog dengannya. Ada seorang siswa kelas IV SD yang dipanggil Jokowi dan ditanya soal matematika.

"Empat dikali 4 berapa?" tanya Jokowi.

"Delapan, Pak," jawab siswa tersebut. Sontak para pelajar lainnya bersorak.

"Saya ulangi, 8 dikali 8 berapa?" tanya Jokowi lagi.

"Enam belas, Pak," jawab siswa tersebut.

Jokowi mengatakan siswa tersebut bukannya tidak bisa menjawab soal yang dia berikan. Itu karena ada perasaan 'grogi' sehingga jawaban yang diberikan sempat salah.

"Kadang-kadang pas naik panggung itu bikin grogi, beda pas di bawah panggung," kata Jokowi.

Siswa itu juga ditanya mengenai dana KIP yang diterima. Namun siswa itu mengatakan akan digunakan untuk membeli ponsel dan pulsa. Sontak, Jokowi langsung meluruskan.

"Beli pulsa aja nggak boleh, ini lagi beli HP. Bolehnya beli buku, tas sekolah, sepatu. Beli HP nggak boleh," ujar Jokowi.

Post a Comment

0 Comments